unsur-unsur musik

Foto Ayahnya Naura.
Disadari atau tidak, dalam kehidupan kita sehari hari banyak melibatkan musik karena definisi paling mendasar dari musik itu sendiri adalah merupakan bunyi yang teratur. Musik sendiri mempunyai banyak kegunaan dalam kehidupan kita sehari - hari. Mulai dari janin masih di dalam perut sampai saat kita menjadi dewasa dan tua bisa memanfaatkan musik tersebut. Sehingga tidak heran bila dunia musik selalu berkembang seiring dengan kebutuhan umat manusia. 

 

Berikut ini adalah pengertian dan definisi musik:
 

- PHILIP SHEPPARD

Musik adalah sisem yang unik untuk mengomunikasikan ide dan emosi

 

- MASDUKI

Musik adalah produk kebudayaan manusia. Keterkaitan antara musik dan manusia selalu menjadi fokus kajian karena kebudayaan musik adalah produk konseptual (cognitive) dan perilaku (behavior) masyarakat

 

- DAVID EWEN

Musik adalah ilmu pengetahuan dan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosional

 

- SCHOPENHAUER
Musik adalah melodi yang syairnya adalah alam semesta
 

- DELLO JOIO
Mengenal musik dapat memperluas pengetahuan dan pandangan selain juga mengenal banyak hal lain di luar musik. Pengenalan terhadap musik akan menumbuhkan rasa penghargaan akan nilai seni, selain menyadari akan dimensi lain dari suatu kenyataan yang selama ini tersembunyi
 

- SUHASTJARJA

Musik ialah ungkapan rasa indah manusia dalam bentuk suatu konsep pemikiran yang bulat, dalam wujud nada-nada atau bunyi lainnya yang mengandung ritme dan harmoni, serta mempunyai suatu bentuk dalam ruang waktu yang dikenal oleh diri sendiri dan  manusia lain dalam lingkungan

 

- BLACKING, 1973

Musik merupakan ciri khusus spesies manusia karena musik merupakan aspek perilaku manusia yang ada di mana - mana

 

- ADJIE ESA POETRA

Musik merupakan bunyi yang teratur, bukan saja bersifat moral normatif, melainkan juga diakui selaras berdasarkan penghitungan para ahli ilmu fisika
Unsur-unsur yang ada dalam musik adalah sebagai berikut : 

1. Melodi 



Melodi (dari Yunani μελῳδία - melōidía, bernyanyi, berteriak) atau disebut juga suara adalah suksesi linear nada musik yang dianggap sebagai satu kesatuan. Dalam arti yang paling harfiah, melodi adalah urutan nada dan jangka waktu nada, sementara, dalam arti lain, istilah tersebut memasukkan suksesi unsur musik lain seperti warna nada.
Melodi sering terdiri dari satu atau lebih frasa musik atau motif, dan biasanya diulang-ulang dalam lagu dalam berbagai bentuk. Melodi juga dapat digambarkan oleh gerak melodis mereka atau nada atau interval (terutama yg diperbantukan atau terpisah-pisah atau dengan pembatasan lebih lanjut), rentang pitch, dan melepaskan ketegangan, kontinuitas dan koherensi, irama, dan bentuk.

2. Irama atau Rytme

Ritme atau Irama (dari bahasa Yunani ῥυθμός – rhythmos, "suatu ukuran gerakan yang simetris") adalah variasi horizontal dan aksen dari suatu suara yang teratur.
Ritme terbentuk dari suara dan diam. Suara dan diam tersebut digabungkan untuk membentuk pola suara yang berulang untuk membuat ritme. Ritme memiliki tempo yang teratur, namun dapat memiliki bermacam-macam jenis. Beberapa ketukan dapat lebih kuat, lebih lama, lebih pendek, atau lebih pelan dari lainnya. Dalam sebuah musik, seorang komposer dapat menggunakan banyak ritme berbeda.

3. Birama 

Yaitu bagian pendek-pendek dari suatu lagu yang telah mempunyai irama lengkap. .
Tanda birama berbentuk angka pecahan ( 2/4, ¾, 4/4, 6/8), pembilang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu birama, sedangkan penyebut menunjukkan not yang nilainya satu ketukan.
Contoh : Tanda birama 4/4, artinya : Dalam satu birama ada 4 ketukan, dan setiap ketukan nilainya ¼ .

Dalam notasi balok (musik), birama adalah bagian /segmen dari suatu baris melodi, yang menunjukkan berapa ketukan dalam bagian tersebut. Misalnya, irama 3/4 maka dalam birama tersebut terdapat 3 ketukan. Pada umumnya suatu birama dibatasi oleh garis birama. Suatu lagu pendek terdiri atas 8 atau 16 birama, sedangkan lagu standar terdiri atas 32 birama.
 
4. Harmoni 

Harmoni dalam musik Barat adalah salah satu teori musik yang mengajarkan bagaimana menyusun suatu rangkaian akord-akord agar musik tersebut dapat enak didengar dan selaras. Di sini dipelajari tentang penggunaan berbagai nada secara bersama-sama dan akord-akord musik, yang terjadi dengan sesungguhnya ataupun yang tersirat. Studi ini sering merujuk kepada studi tentang progresi harmonis, gerakan dari satu nada secara berbarengan ke nada yang lain, dan prinsip-prinsip struktural yang mengatur progresi tersebut.Dalam musik barat, harmoni sering mengacu kepada aspek-aspek "vertikal" musik, yang dibedakan dari gagasan tentang garis melodi, atau aspek "horisontal"-nya.

Sejarah Lahirnya Harmoni

Notasi Gregorian Tahun 590

Notasi musik lahir pada tahun 590 yang disebut Notasi Gregorian, yang ditemukan oleh Paus Gregorius I, di mana sebelumnya musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis. Pada masa hidupnya Paus Gregori telah menyalin ratusan lagu-lagu gereja dalam notasi gregorian tersebut. Notasi ini memekai 4 garis sebagai not balok, tetapi belum ada notasi iramanya (hitungan berdasarkan perasaan penyanyi. Di sini sifat lagu masih sebagai lagu tunggal atau monofoni.

Musik Organum 1150-1400

Pada awalnya orang menyanyi dengan nada yang sama, atau disebut dengan organum, nada atas dinyanyikan oleh wanita atau anak-anak, sedangkan nada rendah dinyanyikan oleh laki-laki. Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf, suara tinggi (wanita/anak-anak) dan suara rendah (laki-laki).

Musik Discant 1400-1600

Ternyata tidak semua dapat mengikuti suara tinggi atau suara rendah.Oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang kuart lebih rendah mengikuti melodi, kuart tinggi maunpun kuart rendah, dan musik yang demikian ini disebut musik diafoni (dia=dua, foni=suara).

Basso Ostinato Tahun 1600

Orang-orang Italia pada tahun sekitar 1600 menemukan apa yang disebut Basso Ostinato atau Bass yang bergerak gendeng atau gila, berupa rangkaian nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas, kemudian diulang pada rangkaian nada lain secara sama.

Musik Polifoni Era Barok 1600-1750 

Ternyata suara yang mengikuti sama dengan melodi menjadi membosankan, maka mulailah suara tidak bergerak secara sejajar, maka mulailah dengan arah yang berlawanan. Komponis Giovani Perluigi da Palestrina (1515-1594) adalah perintis tentang hal ini, dan disusun teori mengenai musik melodi banyak (polifoni), sehingga setiap nada atau titik (punctus=point) bergerak secara mandiri atau berlawanan (counter), di sinilah lahir teori kontrapung (counterpoint=kontrapunt). 

Johann Sebastian Bach (1685-1750) adalah salah satu empu musik polifoni dengan teknik kontrapung yang sangat tinggi, karema disusun seperti matematik. Hampir semua komponis Era Barok (1600-1750) menyusun dengan teknik kontrapun, misalnya George Frederic Handle (1685 – 1759) dari Inggris, Antonio Vivaldi (1678 - 1741) dari Italia, yang lain George Philipp Telemann, Arcangelo Corelli, Henry Purcell, Domenico Scarlatti, Jean-Philippe Rameau, dlsb. 

Sebagai contoh lagu rakyat dengan gaya polifoni adalah Bapak Yakub.Pada awalnya orang menyusun dengan Kontrapung Terikat atau Strict Counterpoint, namun kemudian menadapat kebebasan berdasarkan teori Kontrapung Bebas atau Free Counterpoint.

Musik Homofoni Era Klasik 1750-1825

Selanjutnya pada Era Klasik (1750-1825) ditemukan susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), selanjutnya berkembang dengan empat suara atau lebih. Musik yang demikian ini disebut Musik Homofoni, sehingga kontrapung menjadi variasi melodi yang kontrapuntis.
Para komponis Era Klasik (1750-1825) adalah Carl Philipp Emmanuel Bach dan Johann Christian Bach (anak-anak JS Bach yang tidak mengikuti sang ayah yang polifoni), Johann Stamitz, Franz Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, Luigi Boccherini, Christoph von Gluck, Franz Schubert, Wolfgang Amadeus Mozart (si anak ajaib) dan Ludwig van Beethoven (maestro yang tuli). 
Musik Era Klasik didominasi dengan karya Konserto, Sonata, Symphony, Variasi, Lagu (Lied), dlsb.
Kalau kita membangun tiga nada yang berjarak masing-masing terts di atas suatu nada alas, maka akan diperoleh suatu akord yang disebut tri-suara atau triad.

Tingkatan Trisuara

Untuk masing-masing nada dari suatu tangga nada dapat dibentuk tri-suara, dengan masing-masing tingkatan sebagai berikut:

  1. Di atas suatu nada I disebut Tonik
  2. Di atas suatu nada II disebut Super-Tonik
  3. Di atas suatu nada III disebut Median
  4. Di atas suatu nada IV disebut Sub-Dominan
  5. Di atas suatu nada V disebut Dominan
  6. Di atas suatu nada VI disebut Sub-Median
  7. Di atas suatu nada VII disebut Leading Note atau Nada Ketujuh

Rangkaian Harmoni


Nada Tambahan

Agar nada-nada lain yang tidak termasuk dalam nada harmoni dapat dipakai bersamaan, maka dibuat ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini:

  1. Nada yang berada di antara dua nada harmoni pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah disebut nada sisipan (passing note), karena berada di antara nada harmoni tersebut.
  2. Nada yang berada di antara nada harmoni pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah tetaapi pada pukulan kuat disebut nada pendahulu (appogiatura), karena berada di antara nada harmoni tersebut tetapi pada hitungan yang kuat.
  3. Nada yang berada di antara dua nada harmoni yang sama, jadi pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah kemudian kembali lagi, disebut nada bantu (auxiallary note), karena berada di antara nada harmoni di mana nada tersebut kembali lagi semula.
  4. Nada yang berada di antara nada harmoni pada waktu melodi bergerak secara bergantian ke atas atau ke bawah disebut nada ganti (changing note), karena secara berganti arah.
Kadensa
 
Kadensa adalah suatu rangkaian harmoni sebagai penutup pada akhir melodi atau di tengah kalimat, sehingga bisa menutup sempurna melodi tersebut atau setengah menutup (sementara) melodi tersebut.

  1. Kadensa dengan rangkaian Dominan Septim - Tonik disebut sebagai Kadensa Sempurna, karena sempurna menutup rangkaian tersebut dan terasa berhenti sempurna.
  2. Tetapi kalau akord Dominan menjadi akhir rangaian, maka disebut Kadensa Tidak Sempurna atau Setengah Kadensa, misalnya rangkaian Super Tonik - Dominan Septim.
  3. Kalau rangkaian harmoni diakhiri pada Sub-Median, maka disebut Kadensa Terputus, misalnya Doninan Septim - Submedian.
  4. Dalam rangkaian Subdominan - Tonik disebut Kadensa Plagal, mempunyai sifat sendu seperti kalau kita mengucap "Amin" dalam salat.
  5. Kadensa Keroncong, khusus dikembangkan dalam musik keroncong, yaitu rangkaian harmoni tonik septim - subdominan - dominan septim - tonik.

Tierce de Picardie

Kalau dalam suatu tangga nada minor, kemudian masuk tangga nada mayor, di mana nada terts minor menjadi terts mayor, maka hal ini disebut dengan Tierce de Picardie.

Modulasi

Modulasi adalah pergantian dari satu tangga nada ke tangga nada lain. Hal ini sering dilakukan di tengah-tengah lagu.

5, Tangga nada 
Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada, mulai dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya, misalnya do, re, mi, fa, so, la, si, do
 
Tangga nada dibagi sebagai berikut :

a. Tangga nada mayor

Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu Tangga nada Diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala mayor adalah: 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2.
Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah C, D, E, F, G, A, B, C' 

Ciri-ciri tangga nada mayor adalah :

  • Bersifat riang gembira
  • Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do
  • Mempunyai pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½


b. Tangga nada minor   

Dalam teori musik, tangga nada minor atau tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam tangga nada minor (asli) adalah: 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1. 

Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E, F, G, A'

Tangga nada minor dapat dilihat sebagai mode musik keenam dalam tangga nada mayor. Tangga nada minor kadangkala dianggap mempunyai bunyi yang cenderung lebih sedih dibandingkan dengan tangga nada mayor.

Ciri-cirinya adalah:

  • Bersifat sedih
  • Kurang Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A

Mempunyai pola interval : 1, ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1
Tangga nada minor menggunakan tanda mula yang sama dengan tangga nada mayor; tanda mula yang sesuai dengan pola interval suatu tangga nada minor alami dianggap sebagai tanda mula untuk tangga nada minor tersebut. Tangga nada mayor dan minor yang memiliki tanda mula sama disebut sebagai relatif; jadi tangga nada C mayor merupakan mayor relatif dari tangga nada A minor, dan tangga nada C minor adalah minor relatif dari tangga nada Es mayor.

Tangga nada mayor relatif dari suatu tangga nada minor ditentukan dengan menaikkan nada tonika tangga nada minor tersebut sebanyak satu nada dan satu seminada (tiga setengah langkah), yaitu dengan interval terts minor. Jika tanda mula suatu tangga nada, misalnya G mayor, terdiri dari satu kres, maka tangga nada minor relatifnya, E minor, juga memiliki satu kres sebagai tanda mula.

Jenis tangga nada minor

Tangga nada minor melodi menurun

Tangga nada minor melodi menurun dihasilkan dari hanya kunci signature perbandingan mayor kadang kala dikenali sebagai natural minor. Tangga nada natural minor teringkas adalah A natural minor: A B C D E F G A'
Perbedaan ini kadang kala dikenali sebagai tangga nada minor melodi menurun kerana ia sering digunakan secara menurun dari tonik.

Tangga nada minor melodi meningkat

Tangga nada minor melodi meningkat dibentuk dengan meningkatkan tangga nada not ke 6 dan ke 7 (atau, samajuga, meratakan tahap ketiga dari tangga nada utama). Perbedaan ini digunakan, khususnya, untuk garis meningkat, karena ia mempunyai kecenderungan kepada musik tonik.
Sebagai contoh, dalam key A minor, melodi tangga nada minor meningkat: A B C D E F# G# A'

Tangga nada minor harmonis

Minor harmonik dibentuk dengan meningkatkan tangga nada minor pada not ke-7. Sebagai contoh, dalam tangga nada A minor, harmonik tangga nada minor adalah: A B C D E F G# A'
Tangga nada ini digunakan untuk menghasilkan harmoni kerana tangga nada tersebut mengandung kord dominan utama dan sub-dominan minor.

c.Skala kromatik

Skala kromatik / tangga nada kromatik adalah suatu skala yang berjarak setengah nada, seperti A,A#,B,C,C#,D, dan seterusnya.


 |------12-11-10-9-8------------------------------------------8-9-10-11-12|  
 |------------------12-11-10-9----------------------9-10-11-12----========|
 |----------------------------12-11-10-9-10-9-11-12-----------------------|
 |------------------------------------------------------------------------|
 |------------------------------------------------------------------------|
 |------------------------------------------------------------------------|
 
coba mainkan lick ini dengan cepat, di mulai dengan E, atau mainkan lick ini


 |----------12-13-12-11-12-13-12-11-12-13---dst--------------------------------|
 
Akan terdengar sangat klasik, kromatik juga bisa di mainkan sebagai jembatan atau penghubung, contoh: bila kita mainkan nada A dan akan melangkah ke nada B gunakan nada A# sbagai penghubung. -->


d Skala Pentatonik 

Skala pentatonik atau tangga nada pentatonik adalah suatu skala dalam musik dengan lima not per oktaf. Skala pentatonik biasanya digunakan sebagai dasar dalam memainkan jenis musik blues . Ada dua skala pentatonik yang paling sering digunakan yaitu skala pentatonik "Major dan skala pentatonik "Minor" . Pola interval pada skala penatonik "Major" adalah M2-M2-m3-M2-m3 , sementara pada skala pentatonik "Minor" adalah m3-M2-M2-m3-M2.

Skala pentatonik ditemukan di seluruh dunia: dalam tuning krar di Ethiopia dan gamelan di Indonesia, juga pada melodi dari lagu spiritual Afrika-Amerika dan komponis Claude-Achille Debussy. Tangga nada pentatonik pada umumnya digunakan pada musik tradisional di Indonesia misalnya pada musik gamelan.


6. Tempo. 

Tempo adalah ukuran kecepatan dalam birama lagu. Ukuran kecepatan bisa diukur dengan alat bernama metronome dan alat bernama keyboard. Di dalam keyboard terdapat digital metronome yang bisa berfungsi sebagai pengukur kecepatan dalam birama, misalnya 3/4 atau 4/4 . Tempo standard lagu pop antara 64-80 atau 100-120, untuk lagu mars bisa antara 140-160, dan dixieland atau country ballad mungkin bisa sampai 220 .
Lagu Oh, Susanna di dalam kurikulum keyboard Purwacaraka untuk tingkat pertama mencantumkan angka 210 untuk tempo Dixieland . Sedangkan lagu Yesterday Once More di dalam buku Twilight Memory 7, karya Carpenters mencantumkan angka 64 untuk Tempo style 8 Beat .
Di dalam keyboard PSR 3000 Yamaha, tempo ditandai dengan 4 lampu . Bila birama 4/4 dimainkan, tiap lampu akan menandakan hitungannya ke 1,2,3,4 sesuai kecepatan tempo ( misalnya 60-120 ). Pada metronome manual, stik besi kecil diset pada angka 140 misalnya atau untuk mood Allegretto atau Andantino , dan berbunyi "cling - tak - tak - tak." Atau metronome digital akan menyala lampunya misalnya : " merah - hijau - hijau - hijau . " Atau nyala " Besar - kecil - kecil - kecil . " Menggunakan batere kotak 9-12 v.

Ada tiga jenis tanda tempo, sebagai berikut :

a. Tempo lambat : Largo (lambat), adagio ( lambat penuh perasaan),
grave (khidmat )

b. Tempo sedang : Andante (sedang, secepat orang berjalan), Moderato(sedang),

c. Tempo cepat : Allegro (cepat), Mars (secepat orang berbaris)

7. Dinamik, 
    Yaitu keras lembut lagu dan perubahannya. 

Tanda dinamik dibagi menjadi tiga macam :
 
a. Lembut : Piano (p = lembut), Pianissimo (pp = sangat lembut).

b.Sedang : Mezzo piano (mp = sangat lembut), Mezzo forte (mf = setengah keras).

c. Kuat : Forte (f = kuat), Fortissimo (ff = sangat kuat)

8. Timbre atau warna suara

Warna suara ditentukan oleh sumber bunyi. Suara yang dihasilkan dari alat musik tiup akan berbeda dengan suara yang dihasilkan dari alat musik gesek.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Suku – suku Primitif Yang ada didunia

 
Disebutkan masih ada 100 suku primitif yang masih ada di tempat yang terisolasi di muka bumi ini. Suku – suku primitif ini masih menjaga tradisi kuno mereka hingga saat ini, dan tradisi kuno mereka ini justru memberikan banyak informasi bagi para ahli antropologi untuk memahami budaya mereka yang telah bertahan selama berabad – abad. Berikut adalah sepuluh suku primitif yang menghindari peradaban modern.

1. Suku Surma

 
Bangsa Surma adalah sekelompok suku yang memiliki beragam kebudayaan. Mereka menetap di selatan Sudan dan barat daya Ethiopia. Bangsa Surma memiliki tiga bahasa utama : bahasa Suri, Mursi dan Me’en. Selama bertahun – tahun mereka menghindari kontak dengan budaya barat. Meski orang – orang barat sudah mengenal bibir piring yang sudah menjadi ciri khas mereka, bangsa Surma tetap tidak ingin berhubungan dengan bangsa barat. Bangsa Surma hidup berkelompok, dan kelangsungan hidup mereka bergantung pada peternakan. Dan mereka tetap bertahan selama berabad – abad, melewati jaman kolonisasi, perang dunia, hingga jaman perjuangan kemerdekaan.
Bangsa barat pertama yang pernah mengadakan komunikasi dengan mereka adalah beberapa dokter dari Rusia, yang oleh bangsa Surma dianggap sebagai mayat hidup karena warna kulit mereka yang berbeda. Dari dokter – dokter Rusia ini lah, bangsa Surma menggunakan senjata jenis AK-47 untuk melindungi hewan ternak mereka 
2. Suku primitif Peru

 
Masyarakat adat Peru terdiri dari sejumlah besar kelompok etnis yang berbeda yang telah mendiami negara Peru sebelum penjelajah Eropa menemukan negara ini.Pada bulan Agustus 2013 terjadi kehebohan saat suku primitif Peru untuk pertama kali nya melakukan kontak dengan peradaban luar. Bermula dari sekelompok turis yang melakukan tur menjelajahi hutan di Peru, tanpa disengaja mereka justru bertemu muka langsung dengan suku primitif tersebut. Dari awal hingga akhir pertemuan tersebut terekam dengan jelas dalam video. Suku primitif tersebut mencoba berkomunikasi dengan para turis. 
Tapi dikarena kan suku primitif itu tidak mengerti sedikit pun bahasa Spanyol mau pun bahasa Inggris, mereka akhir nya meninggalkan “bangsa – bangsa modern” tersebut dalam keadaan kebingungan. Pemerintah Peru kemudian melakukan inspeksi, dan mereka akhir nya menyadari bahwa sekelompok turis tersebut telah bertemu dengan salah satu suku primitif yang tersisa yang tak diketahui oleh antropolog. Para ilmuwan sebetul nya telah berusaha menemukan keberadaan dari peradaban suku primitif ini selama bertahun – tahun tanpa mendapat kan hasil. Sedang kan para turis tersebut justru bertemu langsung dengan suku primitif itu tanpa usaha sedikit pun.  
3. Bangsa penyendiri dari Brasil

 
Bangsa ini terkenal sebagai bangsa yang paling terisolasi di muka bumi ini. Diyakini menetap di pedalaman hutan Amazon, suku ini sepenuhnya terdiri dari satu orang saja. Seperti hal nya Bigfoot yang misterius, suku ini mendadak menghilang ketika para ilmuwan nyaris menemukan keberadaan nya.
Diyakini bahwa manusia tunggal ini adalah manusia terakhir dari suku nya yang selamat dari pembantaian yang dilakukan oleh pendatang. Dia sering disebut sebagai “Man of The Hole”, karena kebiasaan nya menggali lubang besar yang menjadi perangkap binatang buruan nya.
Dia adalah satu – satu nya orang di dunia ini yang tetap mempertahankan bahasa dan adat istiadat suku nya. Melakukan kontak dengan nya, bisa jadi bagaikan menemukan harta karun berupa informasi, setidak nya mengenai bagaimana cara dia bertahan hidup selama beberapa dekade hanya sendirian saja.

4. The Jackson White

 
Selama tahun 1700-an, pemukim Eropa membentuk kolonisasi di pantai timur Amerika Utara. Pada masa ini, setiap suku yang berada di antara Samudera Atlantik hingga ke Sungai Mississippi telah masuk ke dalam daftar masyarakat yang dikenal. Semua suku… kecuali satu, yakni The Jackson White.
Mungkin pertanyaan yang paling membingungkan tentang klan Jackson Whites yang misterius ini bukanlah siapa mereka, tapi asal-usul legenda mereka.
Pada tahun 1790-an, sebuah suku yang sebelumnya belum pernah terdengar-dari penduduk asli Amerika berjalan keluar dari hutan hanya tiga puluh lima mil (56 km) dari New York City. Entah bagaimana mereka telah berhasil menghindari semua kontak dengan para pemukim, meskipun beberapa pertempuran terbesar dalam sejarah Amerika Serikat ; Perang Tujuh Tahun dan Perang Revolusi terjadi tak jauh dari lokasi tersebut. Mereka menjadi dikenal sebagai The Jackson Whites, karena mereka memiliki warna kulit terang seperti hal nya warna kulit bangsa Eropa.
 
5. Suku Ruc dari Vietnam

 
Perang Vietnam justru membawa manusia ke daerah – daerah yang sebelum nya terisolasi. Setelah salah satu serangan pengeboman terbesar yang dilakukan oleh Pasukan Amerika Serikat, tentara Vietnam Utara terkejut melihat sekelompok suku bermunculan dari hutan.
 
Kejadian tersebut adalah kontak pertama suku Ruc dengan peradaban modern. Karena setelah perang terjadi kerusakan hutan, suku Ruc memilih untuk tinggal di Vietnam yang modern. Namun nilai – nilai budaya mereka selama ratusan tahun, berbenturan dengan pemerintahan komunis Vietnam. Akibat nya suku Ruc sering terlibat pertikaian dengan pemerintah Vietnam.
 
Suku Ruc memanfaatkan sistem gua yang rumit sepanjang 17 wilayah yang terpisah. Banyak ruang – ruang gua yang masih belum terjelajahi hingga saat ini, di mana lokasi – lokasi tersebut hanya diketahui oleh penetua suku Ruc. 
6. Suku Asli Terakhir dari Amerika

 
Pada tahun 1911, penduduk asli Amerika yang terakhir merasa terganggu oleh pemukim, berjalan keluar dari hutan di California, dengan berpakaian khas suku nya dia ditangkap oleh polisi yang tertegun melihat nya. Namanya Ishi, dan dia adalah seorang anggota dari suku Yahi. Setelah diinterogasi oleh polisi, dengan bantuan seorang penerjemah dari perguruan tinggi setempat, diketahui bahwa Ishi adalah satu-satunya yang selamat dari serangan oleh pemukim tiga tahun sebelumnya. Setelah berjuang menghidupi diri sendiri, ia akhirnya memutuskan untuk menghubungi orang lain untuk membantu nya.
 
Ishi berarti “manusia” dalam bahasa Yana. Antropolog Alfred Kroeber memberikan nama ini kepada orang itu karena tidak sopan untuk menanyakan nama seseorang dalam budaya Yahi. Ketika ditanya namanya, ia berkata: “Saya tidak punya, karena tidak ada orang yang memberi saya sebuah nama,” 
7. Suku – suku Brasil

 
Untuk alasan pengendalian populasi, pemerintah Brasil mencoba mencari tahu berapa banyak jumlah penduduk yang tinggal di daerah yang terisolasi di pedalaman hutan Amazon. Mereka menggunakan pesawat terbang yang dilengkapi dengan peralatan fotografi, dengan harapan dapat menghitung jumlah orang – orang yang berada di wilayah tersebut. Cara ini sering tidak mendapat kan hasil yang diharap kan, malah sering menghasilkan banyak kejutan.

Brasil adalah rumah terbesar di planet ini bagi suku – suku yang terasing. Diperkirakan saat ini sekitar 80 kelompok hidup di Amazon. Akibat tekanan atas eksploitasi tanah mereka, semua suku terasing sangat rentan mengalami serangan kekerasan (yang umum), dan wabah penyakit seperti flu dan campak.

Pada tahun 2007, saat pengambilan gambar rutin yang dilakukan oleh pemerintah, suku – suku terasing itu melancarkan serangan panah api ke pesawat yang dilengkapi peralatan fotografi. Dan pada tahun 2011, satelit menangkap beberapa bintik di sudut hutan Amazon yang dianggap tidak layak huni. Ternyata bintik tersebut adalah orang – orang, mungkin mereka adalah suku – suku terasing yang menetap di pedalaman hutan Amazon.
 
8. Suku DiPapua Nugini

 
Di Papua Nugini diperkirakan terdapat puluhan bahasa, budaya dan adat istiadat yang masih belum diketahui manusia modern. Namun karena sebagian besar medan belum dipetakan, dan karakter penduduk asli yang dilaporkan masih menganut kanibalisme, pedalaman Papua Nugini jarang dieksplorasi. Pada tahun 1961, Michael Rockefeller melakukan ekspedisi dengan tujuan menemukan beberapa suku yang hilang. Rockefeller, seorang jutawan asal Amerika Serikat, terpisah dari kelompoknya dan diperkirakan telah ditangkap dan dimakan oleh suku – suku pedalaman Papua Nugini.
Pulau Nugini adalah pulau terbesar ke dua di dunia, setelah Greenland. Pulau yang dipenuhi pegunungan dan daratan tropis ini menjadi milik dua negara ; Papua Nugini dan Indonesia.
Suku Korowai di Papua. 
Suku ini mendiami dataran rendah di sebelah selatan Papua, hidup di sepanjang aliran sungai dan rawa-rawa. Suku Korowai, seperti suku-suku di Papua kebanyakan, hidup nomaden atau berpindah-pindah serta mengandalkan hidupnya dari alam. Karena daerahnya yang cukup subur, menjadikan mereka harus sering berperang dengan suku lain. Dalam berperang, mereka kerap menggunakan racun pada anak panah dan mata tombak yang kebanyakan mereka buat dari tulang berulang. Kebiasaan mereka memakan daging manusia bukan secara sembarangan, tetapi karena korban kerap melakukan pelanggaran adat, kemudian ditangkap dan diadili, setelah diputuskan bersalah maka korban akan di ritualkan dan dimakan bersama-sama. Keberadaan mereka masih ada hingga saat ini.
Suku Tolai di Papua. 
Walaupun sebagian besar dari mereka hidup di Papua New Guinea, tapi ada sebagian kecil yang hidup di perbatasan Papua wilayah Indonesia. Mereka diketahui melakukan kanibalisme ketika warga suku Tolai modern meminta maaf kepada pemerintah Papua New Guinea atas pembunuhan dan kanibalisme yang dilakukan oleh nenek moyang mereka kepada misionaris Inggris pada abad ke 19 dan pada tahun 1978 mereka membunuh menteri dan tiga orang guru dari negara Fiji, yang kemudian dimasak dan dimakan beramai-ramai. 
Suku Dayak Punan. 
Walaupun sebagian besar dari mereka sudah hidup secar modern, tapi berdasarkan cerita bahwa nenek moyang mereka dahulu tidak tabu untuk memakan daging manusia, sampai pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1970an melarang dengan turun langsung ke lapangan. Suku Dayak Punan hidup di daerah kalimanatan Barat, kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, hidup di sepanjang aliran sungai dan sering berpindah-pindah. Dahulu mereka sangat jago dalam berperang dan selalu menebas kepala musuhnya, hingga dikenal istilah "Ngayau" atau "Head Hunter". Dari riset terkini, ternyata suku punan yang primitif masih ada dan terlihat di goa-goa pedalaman rimba hutan Kalimantan. 
9. Sembilan Pintupi

 
Pada tahun 1984, sekelompok suku Aborigin yang tidak dikenal ditemukan di dekat pemukiman di Australia Barat. Mereka menyebut diri mereka sebagai Sembilan Pintupi oleh penutur bahasa mereka, mereka tinggal di tempat yang teririgasi dengan baik dan terdapat sumber makanan yang memadai. Sebagian besar dari mereka memutuskan untuk tinggal di kota – kota modern dan menjadi seniman, dan sebagian kecil memilih menetap di daerah asal mereka, Gibson Desert.
 
Sembilan Pintupi adalah sekelompok sembilan orang Pintupi yang hidup sebagai pemburu yang tinggal dikehidupan tradisional di Gibson Desert. Mereka kadang-kadang juga disebut sebagai “suku yang hilang”. Kelompok ini dipuji sebagai ‘pengembara terakhir’ dalam pers internasional ketika mereka meninggalkan kehidupan nomaden mereka pada bulan Oktober 1984. Mereka berkeliaran antara Danau Mackay, dekat perbatasan Teritorial Australia Barat-Utara, dalam keadaan telanjang bersenjatakan tombak kayu sepanjang 2 meter, pelempar tombak, dan bumerang yang diukir. Makanan mereka didominasi oleh goanna dan kelinci serta semak tanaman asli. Kelompok ini adalah keluarga, yang terdiri dari dua ibu (Nanyanu dan Papalanyanu) dan tujuh anak. Ada empat saudara laki laki (Warlimpirrnga, Walala, Tamlik, [1] dan Yari Yari) dan tiga saudara perempuan (Yardi, Yikultji dan Tjakaraia).
10. Suku Sentinel

 
Suku Sentinel adalah suku yang terdiri dari sekitar 250 orang yang tinggal di Utara Pulau Sentinel, antara India dan Thailand. Tidak banyak yang bisa diketahui karena setiap kali mengetahui kehadiran orang asing mereka menyambut nya dengan serbuan hujan panah. Beberapa pertemuan damai dilakukan di akhir tahun 1960-an. Siapa pun yang mencoba untuk mendarat di pulau Sentinel hingga saat ini disaran kan untuk menuliskan surat wasiat atau pun permintaan terakhir. Sebuah tim dari National Geographic terpaksa kembali setelah anggota tim utama tertancap anak panah di pahanya, dan dua pemandu lokal tewas. Suku Sentinel juga memiliki reputasi hebat dalam bertahan menghadapi bencana alam. Misal nya saat kemampuan mereka dalam mengatasi ganas nya bencana Tsunami pada tahun 2004, yang mendatangkan mala petaka di Sri Lanka dan Indonesia.

Secara teritori pulau ini adalah wilayah kekuasaan India. Dalam prakteknya, Suku Sentinel menjalankan otonomi penuh atas urusan mereka dan keterlibatan pemerintah India dibatasi untuk pemantauan saja. Status pulau ini adalah de facto otonom. Dari tahun 1967, pemerintah India di Port Blair memulai program upaya menghubungi suku Sentinel, di bawah manajemen Direktur Kesejahteraan Tribal dan TN antropolog Pandit. Program ini terdiri dari serangkaian kunjungan yang direncanakan. Namun, program ini dihentikan pada akhir 1990-an setelah serangkaian pertemuan berakhir dengan pertikaian yang mengakibatkan kematian. Pada tahun 2006, pemanah suku Sentinel menewaskan dua nelayan yang sedang memancing secara ilegal dalam jangkauan pulau mereka. Para prajurit India kemudian dikirim untuk mengevakuasi mayat – mayat tersebut dengan menggunakan helikopter. Namun mereka malah diserang hujan panah oleh suku Sentinel.
11.suku pedalaman pygmy 
Melihat keunikan Suku pedalaman Pygmy yang membuat kita semua bertanya tanya mengapa tubuh suku pygmy rata rata hanya 120 - 150 cm. Dua antropolog dari Universitas Cambridge, Stock dan Andrea Migliano, mengatakan bahwa penemuan mereka mendukung sebuah sekenario di mana kebanyakan wanita dapat bereproduksi pada usia yang relatif muda, mungkin sebagai respon terhadap angka kematian yang tinggi. Sifat fisik ini kemudian menjadi lebih umum dari satu generasi ke generasi berikutnya. “Kemungkinan akibat dari bereproduksi di usia yang relatif muda dan inilah yang mengalihkan sumber daya pertumbuhan, kemudian menghasilkan tubuh kecil sebagai efek sampingnya,” para peneliti berhipotesis.

 
Para peneliti mendeskripsikan mengenai fisik masyarakat pigmi yaitu dengan rata-rata tinggi tubuh laki-laki dewasanya tidak lebih dari 155 cm, atau sekitar 5 kaki, 1 inci. Pigmi diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok yang hidup di beberapa wilayah seperti Afrika, Indonesia, Filipina dan kepulauan Andaman, yang terletak di sebelah tenggara Burma.
Berawal dari teori evolusi manusia dimana evolusi merupakan salah satu teori yang dikemukakan oleh charles Darwin salah seorang ilmuwan asal inggris(England). Sahabat anehdidunia.com teori ini mengungkapkan bahwa manusia merupakan hasil evolusi dari kera, teori ini didukung oleh beberapa ilmuwan-ilmuwan eropa lainnya. yang akhirnya mempelopori sebuah nasib malang seorang hamba allah yang tidak bersalah.
para ilmuwan-ilmuwan yang mendukung teori evolusi ini (pro evolution) terus berkeinginan untuk membuktikan kebenaran teori evolusi ini pada dunia, mereka ingin mengungkapkan kalau teori evolusi ini memang benar adanya, para ilmuwan tersebut berfikir kalau di daerah eropa masa transisi evolusi manusia ini terjadi begitu cepat maka ada di daerah lain yang mempunyai masa transisi yang sangat lambat, akhirnya merekapun terus mencari bukti masa transisi (masa perubahan kera menjadi manusia).

 
Karena teori evolusi ini, sejarah mencatat kejadian memilukan yang terjadi pada suku pedalaman Pigmi. Pada awal abad 20-an para ilmuwan menemukan “ota benga”(nama) di salah satu daerah bagian afrika tengah yang berasal dari suku pygmy. akhirnya merekapun menangkap secara paksa “ota benga” dan meyakini bahwa “ota benga” merupakan salah satu mata rantai transisi evolusi manusia. ota benga yang sebenarnya hanya seorang manusia biasa yang telah mempunyai istri dan dua anak dijadikan sebagai sample masa transisi manusia dari kera hanya karna dia mempunyai sedikit kemiripan dengan kera dan mempunyai tinggi 127 cm. 
Ota benga ditangkap pada tahun 1904 dan kemudian dibawa ke sebuah kebun binatang yang berada di newyork bernama Bronx yang pada saat itu dipimpin oleh Dr.William Hotrnaday. Dr ini merasa bangga dengan penemuan ini dan ini digunakan untuk mempengaruhi dunia akan kehebatan bangsa barat. disana “ota benga” ditempatkan di sebuah kandang kebun sama seperti binatang-binatang yang ditempatkan disana seperti gorilla, orang hutan dan simpanse.
Tiap hari “Ota benga” diberlakukan dan diberi makanan sebagai mana layaknya binatang, dan diperkenalkan pada pengunjung sebagai sampel evolusi manusia, karna tertekan akhirnya “ota benga” bunuh diri dalam kamar dimana ia ditempatkan.untuk memperlihatkan perhatian dan segaligus untuk menentang teori evolusi Darwin, verner beradvord mengarang sebuah buku tentang kisah menyedihkan ota benga ini dengan judul THE PYGMY IN THE ZOO. Dalam buku ini diceritakan semua nasib malang “ota benga” dan segala perlakuan yang didapatkannya akibat teori revolusi ini. Sangat menyedihka. 
12.Suku Maya

 
Suku Maya adalah kelompok suku yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur. Suku maya mampu menghasilkan bentuk karya dan peradaban unik seperti bangunan (Chichen Itza), pertanian (kanal drainase), tanaman jagung dan latex, sumurnya yang disebut “cenotes”. 
Cara mereka berkomunikasi dan mendokumentasikan menggunakan gambar dan simbol, yang disebut “glyph”. Suku ini juga mengenal kecantikan seseorang, dengan membuat tempurung kepalanya menjadi rata, dengan cara mengikatkan papan di dahi dan tempurung belakang pada bayi/kelahiran anak, sehingga pada waktu dewasa mereka merasa anggun dengan memiliki tulang dahi yang rata. Adapun senjata yang digunakan adalah disebut “Atlatl” , yakni semacam busur dan panahnya. 
13.Suku Persia

 
Persia adalah salah satu suku yang tergolong dalam Bangsa Iran, menggunakan bahasa Persia dan juga mempunyai persamaan dalam kebudayaan dengan bangsa Iran yang lainnya. Bangsa ini mayoritas di Iran dan minoritas di beberapa negara-negara lain seperti Afganistan, Tajikistan, Uzbekistan, Amerika Serikat, Kuwait, Turki, Uni Emirat Arab, Irak dan juga beberapa negara di Timur Tengah. Bahasa Persia adalah salah satu bahasa yang tertua di dunia yang masih digunakan hingga hari ini. Peradaban Persia telah memperkenalkan tiga agama utama yaitu Zoroastrianisme, Manikeanisme, dan Bahá'í. Sekarang, mayoritas orang Persia beragama Islam (aliran Syi'ah) dan juga terdapat kelompok minoritas beragama Islam (aliran Sunnah Waljamaah), Zoroastrianisme, Kristen, Yahudi dan Bahá'í. Terdapat juga ateis dan agnostik. Orang Persia mulai memeluk Islam sekitar tahun 637 – 651. Hal itu terkait rapat dengan penyebaran Islam pada zaman Khulafa'ur Rasyidin. Penyebaran suku persia di dunia pada tahun 2005. 
14 Suku Amazon 


 
Amazon adalah suatu suku bangsa yang seluruhnya adalah perempuan pada Era Klasik dan dalam mitologi Yunani. Menurut Herodotos, suku Amazon ada di daerah perbatasan Skithia di Sarmatia (Ukraina modern). Para historigrafer lainnya berpendapat bahwa suku Amazon menghuni Asia Minor, Libya, atau India. Ratu Amazon yang terkenal di antaranya adalah Penthesileia, yang ikut serta dalam Perang Troya, dan saudarinya Hippolyta, yang pernah ditemui oleh Herakles. Para tentara Amazon sering digambarkan melawan pasukan Yunani dalam seni Yunani dalam cerita amazonomakhia. 
Suku Amazon telah banyak diasosiasikan dengan berbagai figur historis sepanjang masa Kekaisaran Romawi dan Abad Kuno Akhir. Dalam istoriografi Romawi, ada banyak serangan suku Amazon di Asia Minor. Sejak masa Modern Awal, nama suku Amzon telah menjadi julukan untuk prajurit wanita secara umum. 
15.Suku Aborigin
 
 
Etnik Aborigin, pemukim benua Australia, pada sekitar abad-abad kedatangan bangsa kulit putih (abad ke 18), diperkirakan berjumlah 300.000 orang. Mereka mendiami pantai-pantai utara dan timur serta lembah sungai Murray dan sebahagian kecil lainnya berada di Tasmania (Kitley, 1994;362). Mereka hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan (food gathering) dan ini sudah dipertahankan semenjak beribu-ribu tahun sebelum kedatangan bangsa kulit putih. Mereka tidak mengenal pertanian, karena, disamping faktor lingkungan alam yang kurang mendukung untuk diolah menjadi lahan pertanian, juga disebabkan oleh tidak adanya bibit tanaman untuk pertanian.  
Orang Aborigin menganggap diri mereka adalah bahagian dari alam dan semua benda-benda alam seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan, menurut mereka, mempunyai sifat yang sama dengan manusia. Oleh karenanya dalam tradisi Aborigin sangat dipentingkan menjaga keharmonisan alam. Orang-orang Aborigin memiliki sistem kepercayaan “dream time”. Mereka percaya kepada arwah nenek moyang dan percaya kepada kekuatan-kekuatan magic yang dimiliki oleh alam terutama binatang. Disamping itu mereka juga dikenal sebagai pembuat obat yang diolah dari sumber-sumber alam. Nuansa sakral sangat dominan terlihat dalam kesenian Aborigin. Hal ini dibuktikan dengan ragam kesenian visual yang dihasilkan seperti lukisan, cukilan, goresan dan kerajinan menjalin serat (Kitley, 1994;391). 
16.Suku Han di China

 
Jumlah penduduk suku Han adalah 91,59% dari keseluruhan penduduk Tiongkok. Suku Han bukan hanya suku dengan jumlah orang terbesar di Tiongkok, ia juga adalah suku dengan jumlah orang terbesar di dunia. Suku ini diberi nama Han sejak dinasti Han. Suku Han memiliki hampir 4000 tahun catatan sejarah. Suku Han tersebar di seluruh Tiongkok, sama-sama menggunakan Hanyu Bahasa Han. Sejarah Hanyu sangat panjang dan kaya kosa kata. Saat ini Hanyu memakai huruf blok persegi(fangkuai Hanzi), yang berkembang dari Jiaguwen serta Jinwen. 
Sejak zaman Chunqiu(770-476 SM), orang Han sudah memulai pembangunan pertanian dan irigasi dalam skala besar. Sistem irigasi Dujiangyan di Sichuan yang dibangun di awal masa Zhanguo(475-221 SM), sampai sekarang masih berfungsi. Konsep agama orang Han cukup dalam. Penyembahan nenek moyang, diwariskan turun temurun sebagai bentuk pengabdian. Hari raya orang Han yang paling besar adalah Chunjie(Festival Musim Semi), selain itu ada Yuanxiao jie, Duanwu jie, Zhongqiu jie dan lain-lain. Di dalam sejarahnya yang panjang, suku Han dan suku lain menjalin hubungan politik, ekonomi dan budaya. Karena faktor sejarah dan jumlah penduduk, suku Han memiliki peran utama dalam kehidupan bernegara. 
17.Suku Gypsy

 

Bangsa atau kaum Gipsy merupakan bangsa yang nomaden yang artinya suka berpindah tempat, kaum gipsy ini pernah memiliki masa kelam sewaktu kepemimpinan Hitler di eropa dengan dimasukkannya kaum gipsi kedalam salah satu suku yang dianggap “ berbahaya ”, selain orang Jews, orang Slavia dan kaum homoseksual. Kaum ini memiliki pandangan hidup yang unik dan tersebar luas di benua benua Amerika dan Timur Tengah. Dewasa ini jumlah mereka diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang yang tinggal tersebar di setiap penjuru dunia. Gipsi memiliki banyak nama lain, antara lain Gipsy, Gitanos, Tsigani, Cigany, Zigeuner, Sinti, dan rom. 
Karena jarang diterima, orang Rom tidak pernah menetap. Gaya hidup nomaden ini menghasilkan berbagai keterampilan, seperti kerajinan logam, jual beli, dan hiburan. Dengan menawarkan jasa-jasa yang dibutuhkan ini, paling tidak mereka dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Beberapa wanita Rom memanfaatkan reputasi bahwa mereka memiliki kekuatan supernatural, sering kali pura-pura memilikinya untuk tujuan komersial. Kebiasaan berpindah-pindah ini juga meminimalkan risiko pencemaran budaya atau moral akibat terlalu banyak kontak dengan gadje—bahasa Romani untuk “non-Rom”. Meskipun ada orang Rom yang berpegang kukuh pada banyak tradisi, mereka sering kali memeluk agama mayoritas di daerah mereka tinggal.
Dewasa ini, antara dua juta hingga lima juta orang Rom—ada yang mengatakan lebih banyak lagi—tinggal hampir setiap penjuru bumi. Kebanyakan tinggal di Eropa. Sebagian besar tidak lagi hidup berpindah-pindah, dan ada yang cukup berada. Namun, di banyak tempat, orang Rom masih tergolong miskin dan kurang beruntung, dan sering hidup dalam kondisi yang mengenaskan. 

18. Suku Yunani
 
 
Yunani adalah nama sebuah bangsa yang telah menghuni Yunai semenjak abad ke-17 SM sampai sekarang. Mereka sekarang diketemukan di semenanjung Yunani di sebelah tenggara Eropa, kepulauan Yunani, dan Siprus. Koloni dan komunitas Yunani secara historis telah didirikan di segala penjuru Laut Tengah, namun bangsa Yunani selalu berpusatkan di sekitar pesisir Aegea di mana bahasa Yunani telah dipertuturkan semenjak zaman Antik. Sampai awal abad ke-20, bangsa Yunani secara uniform tersebar di semenanjung Yunani, pesisir barat Asia Minor, Pontus dan Konstaninopel, yang merupakan daerah-daerah yang kurang lebih sama dengan perbatasan Kekaisaran Bizantium pada akhir abad ke-11 dan wilayah kolonisasi Yunani pada Dunia Kuna. 
Namun setelah Perang Yunani-Turki (1919 – 1922) pada tahun 1923, pertukaran populasi besar-besaran antara Turki dan Yunani terlaksana dan membatasi kaum etnik Yunani secara umum di perbatasan negeri Yunani modern. Inilah daerah di mana mereka menetap untuk pertama kalinya sejak sekitar tahun 1500 SM, dan juga di Siprus. Populasi Yunani lainnya bisa ditemukan di Italia selatan sampai Kaukasus dan komunitas diaspora di sejumlah negara-negara lainnya di dunia. Saat ini, paling tidak secara nominal, sebagian besar bangsa Yunani beragama Ortodoks Yunani. 


SEMOGA BERMANFAAT

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS